Nama
Lengkap | : | KENI GOBAI, S.I.Kom |
NUPTK | : | - |
NIK | : | 9108221505900001 |
Tempat, Tangal Lahir | : | Toko,
15 Mei 1990 |
Agama | : | Kristen |
Jenis Kelamin | : | Laki-laki |
Status | : | Kawin |
Jabatan | : | Guru
Kelas |
No. HP | : | 082335385425 |
Email | : | |
Alamat | : | Jl. Egabu Desa Toko Dis. Wegee
Muka Kab. Paniai 98717 |
Dalam dunia PAUD, Guru Dasar-Dasar Literasi adalah sosok arsitek
yang membangun fondasi komunikasi dan kemampuan bernalar anak. Di bawah
Kurikulum Merdeka, peran guru ini bergeser dari sekadar mengajarkan
"calistung" (baca, tulis, hitung) yang kaku, menjadi fasilitator yang
menghidupkan dunia bahasa melalui bermain.
Karakter utama guru literasi adalah kemampuannya menghidupkan
buku. Mereka tidak hanya membaca teks, tetapi menggunakan intonasi, ekspresi
wajah, dan alat peraga untuk membawa anak masuk ke dalam cerita. Melalui teknik
Read Aloud (membaca nyaring), guru ini membantu anak memperkaya kosakata dan
memahami struktur bahasa secara alami.
Guru Dasar-Dasar Literasi sangat terampil dalam menata kelas. Di
tangan mereka, setiap sudut kelas menjadi sumber belajar. Mereka melabeli
benda-benda, menyediakan pojok baca yang nyaman, serta memajang karya coretan
anak sebagai bentuk apresiasi terhadap tulisan awal (emergent writing).
Literasi dimulai dari kemampuan menyimak. Guru ini adalah
pendengar yang sabar. Mereka memberikan ruang bagi anak untuk bercerita tentang
pengalaman akhir pekan, perasaan mereka, atau imajinasi mereka. Dengan
mendengarkan, guru sedang mengajarkan anak cara berkomunikasi dua arah yang
efektif.
Bagi guru literasi, setiap permainan adalah kesempatan belajar.
Mereka mengubah pengenalan huruf menjadi perburuan harta karun, menyusun balok
menjadi bentuk huruf, atau bernyanyi lagu rima yang ceria. Mereka memastikan
bahwa proses mengenal simbol bahasa dilakukan tanpa tekanan dan penuh
kegembiraan.
Guru ini menyadari bahwa literasi masa kini bukan hanya soal
buku cetak. Mereka membimbing anak untuk memahami pesan dari gambar, video
edukasi, hingga simbol-simbol di lingkungan sekitar (literasi visual), sehingga
anak menjadi kritis dan cerdas dalam menyerap informasi sejak dini.
Guru Dasar-Dasar Literasi adalah kunci agar anak tidak hanya
"bisa membaca", tetapi "senang membaca". Mereka menanamkan
rasa ingin tahu yang besar, yang akan menjadi modal utama anak saat memasuki
jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
