|
Nama
Lengkap |
: |
YULBEN YEIMO, S.Pd., Gr. |
|
NUPTK |
: |
8446777678230042 |
|
NIK |
: |
9108225401990001 |
|
Tempat, Tangal Lahir |
: |
Woyouto,
14 Januari 1999 |
|
Agama |
: |
Kristen |
|
Jenis Kelamin |
: |
Perempuan |
|
Status |
: |
Kawin |
|
Jabatan |
: |
Kepala
Sekolah |
|
No. HP |
: |
+6282138941446 |
|
Email |
: |
|
|
Alamat |
: |
Jl.
Yagiyo Desa Yagiyo Butu Dis. Wegee Muka Kab. Paniai 98717 |
Menjadi guru PAUD di era Kurikulum Merdeka bukan lagi sekadar mendampingi
anak bermain. Guru kini berperan sebagai keteladanan berjalan (living
values) yang menginternalisasi enam dimensi Profil Pelajar Pancasila ke
dalam detak nadi pembelajaran.
Profil guru ini ditandai dengan kemampuannya menghidupkan suasana religius
tanpa paksaan. Guru menjadi teladan dalam menjaga lisan, kejujuran, dan kasih
sayang kepada sesama makhluk hidup. Di kelas, guru ini mengajarkan anak
bersyukur atas sarapan pagi atau merawat tanaman sebagai bentuk bakti kepada
Tuhan.
Guru Profil Pelajar Pancasila adalah sosok yang inklusif. Ia tidak
membedakan anak berdasarkan latar belakang sosial atau suku. Dalam profil ini,
guru aktif memperkenalkan lagu daerah, pakaian adat, atau tradisi lokal dengan
rasa bangga, sembari menanamkan sikap menghormati perbedaan di luar lingkungan
sekolah.
Profil ini terlihat saat guru tidak lagi mendominasi kelas. Guru menjadi
rekan bermain yang hebat, memantik anak untuk bekerja sama membereskan mainan
atau menyelesaikan proyek membuat "miniatur kebun". Guru ini percaya
bahwa keberhasilan pendidikan adalah kerja tim antara guru, anak, dan orang
tua.
Guru yang ideal tidak "menyuapi" anak secara terus-menerus. Ia
memberikan ruang bagi anak untuk memilih mainan sendiri, memakai sepatu
sendiri, dan berani mengambil keputusan sederhana. Fokus profil guru ini adalah
membangun kepercayaan diri anak sejak dini.
Alih-alih memberi jawaban langsung, guru profil ini selalu bertanya, "Mengapa
menurutmu begitu?" atau "Bagaimana kalau kita coba
cara lain?". Guru kreatif mampu menyulap barang bekas menjadi media
ajar yang ajaib, merangsang anak untuk bereksplorasi dan tidak takut salah.
